Jurnal

Cara Merawat Barang Rajutan agar Awet Bertahun-tahun

Cara mencuci, mengeringkan, menyimpan, dan membentuk ulang tas rajut, boneka amigurumi, buket bunga rajut, dan pakaian rajut supaya tetap seperti baru.

Lovely Admin·Terbit ·5 menit baca

Boneka kelinci rajut warna krem bertelinga panjang dengan perut putih dan syal biru muda berkancing kayu

Barang rajutan tangan dibuat untuk bertahan lama. Tapi seperti sweater kesayangan atau tas kulit yang bagus, umurnya sangat bergantung pada cara kita merawatnya. Kabar baiknya, merawat rajutan itu tidak ribet. Kuncinya hanya tiga, yaitu air dingin, tidak diperas, dan dikeringkan mendatar.

Di artikel ini kami bagikan cara yang kami pakai sendiri di studio untuk merawat tas, boneka, buket, dan pakaian rajut. Kalau kamu butuh tabel ringkas per jenis benang, buka juga Panduan Perawatan kami.

Prinsip dasar: rajutan itu kain yang “bernapas”

Rajutan terdiri dari ribuan simpul kecil yang saling mengunci. Struktur ini membuatnya lembut dan lentur, tapi juga membuatnya mudah berubah bentuk saat basah. Benang yang basah menjadi lebih berat, dan beratnya menarik simpul-simpul itu ke bawah. Karena itu, hampir semua kerusakan rajutan terjadi di dua momen, yaitu saat diperas dan saat digantung dalam keadaan basah.

Ingat tiga aturan ini.

  1. Air dingin atau suhu ruang. Air panas bisa membuat katun menyusut dan wol menggumpal.
  2. Tekan, jangan peras. Memeras memelintir serat dan membuat bentuk rajutan berubah.
  3. Keringkan mendatar. Gantungan baju adalah musuh rajutan yang basah.

Cara mencuci rajutan dengan tangan

Ini cara yang aman untuk hampir semua barang rajutan.

  1. Isi baskom dengan air dingin dan sedikit sabun lembut, misalnya sabun bayi, sampo bayi, atau deterjen khusus pakaian halus. Hindari pemutih dan pewangi yang pekat.
  2. Rendam rajutan selama 10–15 menit. Tekan-tekan perlahan bagian yang kotor dengan ujung jari, jangan disikat.
  3. Buang air sabun, lalu bilas dengan air dingin bersih sampai tidak ada busa.
  4. Tekan rajutan ke dinding baskom untuk membuang sebagian besar air.
  5. Gulung rajutan di dalam handuk kering seperti membuat sushi, lalu tekan gulungannya. Handuk akan menyerap sisa air tanpa merusak bentuk.

Bolehkah dicuci dengan mesin?

Secara umum kami tidak menyarankannya, terutama untuk boneka, buket, dan tas berlapis kain. Jika terpaksa, untuk barang kecil seperti scrunchie atau tatakan gelas dari acrylic, masukkan ke kantong laundry jaring, pilih mode “delicate” atau “wool” dengan air dingin, dan matikan pengeringan dengan putaran tinggi. Jangan pernah memakai mesin pengering panas.

Merawat tas rajut

Tas adalah barang rajutan yang paling sering dipakai dan paling sering menahan beban. Untuk tas rajut seperti tote atau tas bahu, perhatikan hal berikut.

  • Jangan isi berlebihan. Barang berat seperti laptop sebaiknya dibawa di tas berlapis kain. Lapisan kain membagi beban sehingga rajutan tidak tertarik.
  • Kosongkan dan bentuk ulang setelah dipakai. Isi bagian dalam tas dengan kertas atau handuk kecil saat disimpan supaya bentuknya tetap tegak.
  • Bersihkan noda kecil segera. Tepuk-tepuk dengan kain lembap dan sedikit sabun, jangan digosok keras.
  • Saat dicuci, keringkan tas dalam posisi berdiri atau berbaring dengan isian handuk di dalamnya, bukan digantung pada talinya.

Merawat boneka amigurumi

Boneka sering dipeluk, dibawa tidur, dan kadang digigit. Wajar kalau cepat kotor.

  • Bersihkan permukaan lebih dulu. Untuk kotoran ringan, cukup lap dengan kain lembap dan sabun bayi.
  • Cuci menyeluruh 1–2 bulan sekali untuk boneka anak. Ikuti langkah cuci tangan di atas, lalu tekan boneka di dalam handuk berkali-kali sampai airnya tidak menetes.
  • Keringkan di tempat teduh berangin, bukan di bawah matahari terik. Isian dakron butuh 1–2 hari untuk kering sempurna. Boneka yang masih lembap di dalam bisa berjamur.
  • Bentuk ulang telinga dan tangan dengan jari selagi masih lembap.

Boneka kelinci dan penguin kami dirajut rapat, jadi isiannya tidak mudah keluar saat dicuci. Kalau suatu saat ada jahitan yang longgar, chat kami. Kami bisa membantu memperbaikinya.

Merawat buket bunga rajut

Buket bunga rajut tidak perlu air, tapi tetap butuh sedikit perhatian.

  • Jangan direndam. Tangkai buket berisi kawat yang bisa berkarat jika basah.
  • Bersihkan debu seminggu sekali dengan kuas makeup bersih atau hair dryer dengan suhu dingin.
  • Hindari sinar matahari langsung agar warna kelopak tidak pudar.
  • Rapikan kelopak dengan jari jika tertekan, misalnya setelah dibawa dalam kotak.

Merawat pakaian rajut

Cardigan, atasan, dan topi rajut paling rawan melar.

  • Lipat, jangan gantung. Simpan cardigan dalam keadaan terlipat di lemari. Gantungan membuat bahu melar dan badan memanjang.
  • Cuci setelah 4–5 kali pakai kecuali kotor, karena terlalu sering dicuci membuat serat cepat aus.
  • Keringkan mendatar di atas handuk dan bentuk ulang sesuai ukuran aslinya. Untuk cardigan bermotif granny square, rapikan setiap kotak dengan jari supaya sejajar.
  • Bucket hat sebaiknya dikeringkan di atas mangkuk terbalik supaya kubahnya tetap bulat.

Mengatasi bulu-bulu kecil (pilling)

Bulu kecil di permukaan rajutan muncul di area yang sering bergesekan, misalnya bagian bawah tas atau ketiak cardigan. Ini normal dan bukan tanda kualitas buruk. Cara mengatasinya:

  • Pakai alat pencukur bulu kain (fabric shaver) dengan gerakan ringan.
  • Atau gunting perlahan dengan gunting kecil.
  • Jangan ditarik, karena itu justru menarik serat lain keluar.

Cara menyimpan rajutan dalam waktu lama

  • Simpan di tempat kering. Indonesia lembap, jadi masukkan silica gel di lemari atau kotak penyimpanan.
  • Hindari kantong plastik tertutup rapat untuk waktu lama karena bisa memerangkap kelembapan. Kantong kain atau kotak kardus lebih baik.
  • Untuk wol, tambahkan kamper atau kayu cedar untuk mencegah ngengat.

Membentuk ulang rajutan yang berubah bentuk

Rajutan yang sudah melar atau miring sering bisa diselamatkan dengan blocking.

  1. Basahi rajutan dengan air dingin, lalu buang airnya dengan handuk seperti biasa.
  2. Bentangkan di atas alas (matras busa atau handuk tebal) sesuai ukuran aslinya.
  3. Sematkan pinggirannya dengan jarum pentul anti karat.
  4. Biarkan sampai benar-benar kering, lalu lepaskan.

Untuk acrylic, kamu bisa memakai uap setrika yang diarahkan dari jarak beberapa sentimeter, tanpa menyentuhkan setrika ke rajutan.

Kapan sebaiknya diperbaiki oleh perajin?

Jika ada benang yang putus, simpul terurai, atau bagian boneka yang lepas, jangan dipotong atau ditarik. Ikat sementara dengan benang di bagian yang terurai, lalu hubungi perajinnya. Untuk produk LovelyCrochet, chat kami lewat WhatsApp dengan foto bagian yang rusak.

Dengan perawatan sederhana ini, rajutan tangan bisa menemani kamu bertahun-tahun. Ingin tahu benang mana yang paling mudah dirawat? Baca panduan jenis benang rajut, atau lihat koleksi tas rajut kami yang dirancang untuk dipakai setiap hari.

LovelyCrochet

Ditulis oleh Lovely Admin

Lovely Admin adalah perajin di balik LovelyCrochet, studio rajut rumahan di Kota Bekasi. Merajut buket, boneka, dan tas setiap hari, dan senang berbagi ilmu merajut untuk pemula.

Tentang Kami

Rajutan yang disebut di artikel ini

Jelajahi kategori: Boneka Rajut & Amigurumi

Bacaan terkait

Punya ide rajutan sendiri?

Ceritakan untuk siapa, warna favoritnya, dan kapan dibutuhkan. Kami bantu wujudkan, simpul demi simpul.